Minggu, 13 November 2016

By Unknown | At 23.55 | Label : | 0 Comments
Wanita Idaman

1. Peduli Terhadap Penampilan

        Seperti apa pun wajah seorang wanita ketika ia mau merawatnya dengan baik maka akan ada saja seorang pria yang akhirnya jatuh hati kepadanya, hal itu disebabkan karena antara pria yang satu dengan yang lainnya memiliki persepsi berbeda dalam hal menilai kecantikan seorang wanita.
2. Setia Kepada Pasangan

         Tak hanya wanita saja yang mendambakan kesetiaan dari pasangannya, para pria pun juga sangat mengharapkan keinginan serupa, yaitu memiliki pasangan wanita yang senantiasa setia kepadanya. Menjadi wanita setia berarti anda telah memenuhi harapan pria.
3. Memiliki Sifat Pengertian

       Seorang pria biasanya akan melakukan apa pun untuk bisa membuat pasangan wanitanya merasa bahagia. Namun bagaimanapun juga mereka adalah manusia biasa yang memiliki batasan kemampuan dalam melakukan sesuatu. Disinilah seorang wanita dituntut untuk mengerti keadaan tersebut. Wanita yang memiliki sifat pengertian akan membuat pasangan prianya merasa nyaman dalam menjalani hubungan.
4. Menjadi Wanita Baik-Baik

     Seperti apa sebenarnya wanita yang paling diinginkan oleh seorang pria, apakah mereka yang cantik, menarik atau pintar dalam segala hal? Jawaban tersebut tidak salah, akan tetapi sesuatu yang paling penting dan menjadi harga mati bagi seorang pria terutama saat ia memilih wanita untuk dijadikan sebagai seorang istri adalah ia haruslah wanita yang baik-baik.

5. Mempunyai Karakter Keibuan

     8 dari 10 pria berusia 23 tahun tertarik dengan wanita yang memiliki sifat    keibuan. Bagi seorang pria yang sudah berpikir serius dalam menjalin hubungan, mereka pun akan mulai menilai bagaimana nasib anak mereka kelak di tangan wanita yang akan menjadi ibunya. Mereka berpikir, apakah wanita tersebut cukup layak memberi kasih sayang kepada anak mereka ataukah ia hanyalah seorang wanita yang masih mencintai dunia mudanya?
6. Menjunjung Tinggi Kejujuran
      Tak ada hal yang lebih menarik dari seorang wanita kecuali sifat jujur yang melekat dalam dirinya, begitu pun pula sebaliknya, secantik apa pun seorang wanita namun jika ia tidak menjunjung tinggi perlunya berbuat jujur, maka tak akan ada pria manapun yang mau menjalin hubungan dengannya. Kejujuran adalah kesederhanaan yang tak ternilai harganya dan hanya dimiliki oleh orang-orang berhati tulus. 

Guru Profesional

By Unknown | At 23.24 | Label : | 0 Comments

 Guru profesional

            Dalam manajemen sumber daya manusia, menjadi profesional adalah tuntutan jabatan, pekerjaan ataupun profesi. Ada satu hal penting yang menjadi aspek bagi sebuah profesi, yaitu sikap profesional dan kualitas kerja. Profesional (dari bahasa Inggris) berarti ahli, pakar, mumpuni dalam bidang yang digeluti.

            Menjadi profesional, berarti menjadi ahli dalam bidangnya. Dan seorang ahli, tentunya berkualitas dalam melaksanakan pekerjaannya. Akan tetapi tidak semua Ahli dapat menjadi berkualitas. Karena menjadi berkualitas bukan hanya persoalan ahli, tetapi juga menyangkut persoalan integritas dan personaliti. Dalam perspektif pengembangan sumber daya manusia, menjadi profesional adalah satu kesatuan antara konsep personaliti dan integritas yang dipadupadankan dengan skil atau keahliannya.

            Menjadi profesional adalah tuntutan setiap profesi, seperti dokter, insinyur, pilot, ataupun profesi yang telah familiar ditengah masyarakat. Akan tetapi guru…? Sudahkan menjadi profesi dengan kriteria diatas. Guru jelas sebuah profesi. Akan tetapi sudahkah ada sebuah profesi yang profesional…? Minimal menjadi guru harus memiliki keahlian tertentu dan distandarkan secara kode keprofesian. Apabila keahlian tersebut tidak dimiliki, maka tidak dapat disebut guru. Artinya tidak sembarangan orang bisa menjadi guru.

            Namun pada kenyataanya, banyak ditemui menjadi guru seperti pilihan profesi terakhir. Kurang bonafide, kalau sudah mentok tidak ada pekerjaan lain atau sebuah status sosial yang lekat dengan kemarginalan, gaji kecil, tidak sejahtera malah dibawah garis kemisikinan. Bahkan guru ada yang dipilih asal comot yang penting ada yang mengajar. Padahal guru adalah operator sebuah kurikulum pendidikan.Ujung tombak pejuang pengentas kebodohan. Bahkan guru adalah mata rantai dan pilar peradaban dan benang merah bagi proses perubahan dan kemajuan suatu masyarakat atau bangsa. Mengingat guru adalah profesi yang sangat idealis, pertanyaannya adakah guru profesional itu…? Dan bagaimana melahirkan sosok guru yang profesional tersebut…?

1. Guru Profesional
         Kalau mengacu pada konsep di atas, menjadi profesional adalah meramu kualitas dengan intergiritas, menjadi guru pforesional adalah keniscayaan. Namun demikian, profesi guru juga sangat lekat dengan peran yang psikologis, humannis bahkan identik dengan citra kemanusiaan. Karena ibarat sebuah laboratorium, seorang guru seperti ilmuwan yang sedang bereksperimen terhadap nasib anak manusia dan juga suatu bangsa.Ada beberapa kriteria untuk menjadi guru profesional.

2. Memiliki skill/keahlian dalam mendidik atau mengajar

         Menjadi guru mungkin semua orang bisa. Tetapi menjadi guru yang memiliki keahlian dalam mendidikan atau mengajar perlu pendidikan, pelatihan dan jam terbang yang memadai. Dalam kontek diatas, untuk menjadi guru seperti yang dimaksud standar minimal yang harus dimiliki adalah:

  • Memiliki kemampuan intelektual yang memadai

  • Kemampuan memahami visi dan misi pendidikan

  • Keahlian mentrasfer ilmu pengetahuan atau  metodelogi pembelajaran

  • Memahami konsep perkembangan anak/psikologi perkembangan

  • Kemampuan mengorganisir dan problem solving

  • Kreatif dan memiliki seni dalam mendidik

3. Personaliti Guru

          Profesi guru sangat identik dengan peran mendidik seperti membimbing, membina, mengasuh ataupun mengajar. Ibarat sebuah contoh lukisan yang akan ditiru oleh anak didiknya. Baik buruk hasil lukisan tersebut tergantung dari contonya. Guru (digugu dan ditiru)  otomatis menjadi teladan. Melihat peran tersebut, sudah menjadi kemutlakan bahwa guru harus memiliki integritas dan personaliti yang baik dan benar. Hal ini sangat mendasar, karena tugas guru bukan hanya mengajar (transfer knowledge)  tetapi juga menanamkan nilai – nilai dasar dari bangun karakter atau akhlak anak.

4. Memposisikan profesi guru sebagai  The High Class Profesi

          Di negeri ini sudah menjadi realitas umum  guru bukan menjadi profesi yang berkelas baik secara sosial maupun ekonomi. Hal yang biasa, apabila menjadi Teller di sebuah Bank, lebih terlihat high class dibandingkan guru. jika ingin menposisikan profesi guru setara dengan profesi lainnya,  mulai di blow up bahwa profesi guru strata atau derajat yang tinggi dan dihormati dalam masyarakat. Karena mengingat begitu fundamental peran guru bagi proses perubahan dan perbaikan di masyarakat.

           Mungkin kita perlu berguru dari sebuah negara yang pernah porak poranda akibat perang. Namun kini telah menjelma menjadi negara maju yang memiliki tingkat kemajuan ekonomi dan teknologi yang sangat tinggi. Jepang merupakan contoh bijak untuk kita tiru. Setelah Jepang kalah dalam perang dunia kedua,  dengan dibom atom dua kota besarnya, Hirohima dan Nagasaki, Jepang menghadapi masa krisis dan kritis kehidupan berbangsa dan bernegara yang sangat parah. Namun ditengah kehancuran akibat perang, ditengah ribuan orang tewas dan porandanya infrastruktur negaranya, Jepang berpikir cerdas untuk memulai dan keluar dari kehancuran perang. Jepang hanya butuh satu keyakinan, untuk bangkit. Berapa guru yang masih hidup…?

      Hasilnya setelah berpuluh tahun berikut, semua orang terkesima dengan kemajuan yang dicapai Jepang. Dan tidak bisa dipungkiri, semua perubahan dan kemajuan yang dicapai, ada dibalik sosok Guru yang begitu dihormati dinegeri tersebut.

        Kini, lihatlah Indonesia, negara yang sangat kurang respek dengan posisi guru. Negara yang kurang peduli dengan nasib guru. Kini lihatlah hasilnya. Apabila mengacu pada Human Index Development (HDI), Indonesia menjadi negara dengan kualias SDM yang memprihatinkan. Berdasarkan HDI tahun 2007,  Indonesia berada diperingkat 107 dunia dari 177 negara. Bila dibandingkan dengan negara sekitar, tingkat HDI Indonesia jauh tertinggal.Contoh Malaysia berada diperingkat 63,  Thailand 78, dan Singapura 25. Indonesia hanya lebih baik dari Papua Nugini dan Timor Leste yang berada diposisi 145 dan 150.

       HDI merupakan potret tahunan untuk melihat perkembangan manusia di suatu negara. HDI adalah kumpulan penilaian dari 3 kategori, yakni kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Menjadi jelaslah bahwa, sudah saatnya Indonesia menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam program pembangunan. Apabilah hal ini tidak dibenahi, bukan hal mustahil daya saing dan kualitas manusia Indonesia akan lebih rendah dari negara yang baru saja merdeka seperti Vietnam atau Timor Leste.
5. Progra
m Profesionalisme Guru

        Pola rekruitmen yang berstandar dan selektif

  • Pelatihan yang terpadu, berjenjang dan berkesinambungan (long life eduction)

  • Penyetaraan pendidikan dan membuat standarisasi mimimum pendidikan

  • Pengembangan diri dan motivasi riset

  • Pengayaan kreatifitas untuk menjadi guru karya (Guru yang bisa menjadi guru)



By Unknown | At 23.24 | Label : | 0 Comments

                                          Cara Membuat Kue Bolu


            Kue bolu merupakan kue yang sering kita jumpai pada saat acara-acara tertentu misalnya ulang, tahun, pernikahan, acara pengajian dan lain sebagainya. Kue ini memiliki rasa manis yang pas juga enak dimulut dan memiliki tekstur sangat lembut. Kue bolu memiliki berbagai jenis bentuk dan rasa. Kue ini biasanya dibuat dengan cara dipanggang atau dikukus, kedua cara itu sama-sama memiliki rasa yang enak. Dibawah ini akan kami sajikan resep tentang proses pembuatan kue bolu sederhana yang empuk dan lembut, kue ini akan kami buat dengan cara dipanggang didalam oven. Untuk membuat kue ini sama seperti membuat kue-kue pada umumnya, tetapi membuat kue memangmemerlukan waktu yang sedikit lama. Baiklah, mari kita sama-sama belajar membuat kue bolu panggang sederhana dibawah ini.


cara membuat bolu panggang
Bahan :
  • 5 butir telur ayam
  • 100 gram tepung terigu serbaguna
  • 125 gram gula pasir
  • 1/2 sendok teh vanili bubuk
  • 1 sendok makan cake emulsifier ( SP/TBM )
  • 50 gr margarine ( dilelehkan )
  • 1/4 sendok teh baking powder
Cara Membuat Bolu Panggang :
  1. kocok telur, gula pasir dan cake emulsifier menggunakan mixer dengan kecepatan tinggi sampai mengembang pucat dan kental
  2. masukkan vanili bubuk, baking powder dan tepung terigu sedikit demi sediki, aduk sampai adonan tercampur rata
  3. tuang margarine yang sudah dilelehkan, aduk lagi sampai rata
  4. tuang adonan kedalam loyang ukuran 25 cm yang sudah dioles mentega dan ditaburi tepung terigu supaya tidak lengket
  5. panggang dalam oven selama 30 menit atau sampai matang dan berwarna kecoklatan
  6. keluarkan dari oven lalu bolu panggang siap disajikan
By Unknown | At 23.23 | Label : | 0 Comments

                            Cara Belajar Siswa Aktif


              Proses pembelajaran pada hakikatnya merupakan interaksi belajar dan mengajar yang melibatkan beberapa unsur, khususnya antara guru dan siswa.Pembahasan dalam artikel ini berisi tentang pengertian pendekatan belajar aktif yang merupakan pendekatan dalam pengelolaan sistem pembelajaran melalui cara-cara belajar yang aktif menuju belajar yang mandiri. Peran serta siswa (peserta didik) dan guru dalam konteks belajar aktif menjadi sangat penting. 

          Guru berperan aktif sebagai fasilitator yang membantu memudahkan siswa belajar, sebagai narasumber yang mampu mengundang pemikiran dan daya kreasi siswa, sebagai pengelola yang mampu merancang dan melaksanakan kegiatan belajar bermakna, dan dapat mengelola sumber belajar yang diperlukan.Selain itu, Prinsip pendekatan CBSA mendasarkan pada kegiatan-kegiatan yang menggambarkan tingkat keterlibatan siswa dalam proses belajar-mengajar baik intelektual-emosional maupun fisik. Prinsip-prinsip CBSA terdiri dari dimensi subjek didik, dimensi guru, dimensi program dan dimensi situasi belajar mengajar. Selain hal di atas, artikel ini juga membahas tentang strategi pendekatan cara belajar siswa aktif yang terdiri dari refleksi, pertanyaan siswa, rangkuman, pemetaan kognitif serta menuntut guru bekerja secara profesional.

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. BLOG PGSD TAMBUSAI - All Rights Reserved B-Seo Versi 4 by Blog Bamz